Tigor Abadi Pijarkan Matahari

Melangkah Untuk Mencari Arti Kehidupan Yang Sebenarnya

Jamilah (Pengantar Minum Racun) 19 April 2010

Filed under: Lirik Lagu Pengantar Minum Racun — Tigor Abadi Pijarkan Matahari @ 4:20 AM

Du du aduh Jamilah
Kini engkau sudah hamil tua
Aduh gendutnya
Kalau boleh bertanya
Siapa suaminya
Bapak dari jabang bayinya

Du du aduh Jamilah
Cuma bertanya kok jadi marah
Memang kenapa?
Aku bisa menerka, Sama sidia
Kumpul kebo dengan rahasia

Ya Jamilah… Kau hamil tua
Ya Jamilah… Aduh gendutnya

Aku tanya….
Siapa doi’nya
Kata lurah…
Engkau harus nikah

Jamilah…..

Du du aduh Jamilah
Habis nangis engkau tertawa
Ah masa iya
Gara-gara sidia engkau jadi gila
Merepotkan orang tuanya

Ya Jamilah… Kau jangan gila
Ya Jamilah… Aduh malunya

Jangan kecewa
Masih ada saya
Ke KUA, kita bisa nikah

Ya Jamilah… Nggak jadi gila
Ya Jamilah… Kini bercanda

Aduh manisnya…
Kalau tertawa
Ku sebut dia…
Perawan janda

Ku sebut dia…
Perawan janda

Jamilah…..

 

Boneka India (Pengantar Minum Racun)

Filed under: Lirik Lagu Pengantar Minum Racun — Tigor Abadi Pijarkan Matahari @ 4:13 AM

Hatiku gelisah, Risau tak terkira
Perut hamil tua, Sama yang pertama

Yang kedua tiba, Dari Arabia
Membawa seekor onta, Sebagai hadiah
Mertua…

La la la la

Lihat mertua, Pergi kepesta
Membawa onta, Untuk hadiah

Aku tertawa, Gembira ria
Karna mertua, Setengah gila

Ontanya mengamuk, Ditengah jalanan
Mertua ku pulang, Kepalanya peyang

Dengan muka garang
Mertuaku bilang

(Hey mantuku sayang
Kau harus dikemplang)

Kemplang lagi

Lihat mertua, Pergi kepesta
Membawa onta,Untuk hadiah

Aku tertawa, Gembira ria
Karna mertua, Setengah gila

Ontanya mengamuk, Ditengah jalanan
Mertua ku pulang, Kepalanya peyang

Dengan muka garang
Mertuaku bilang

(Hey mantuku sayang
Kau harus dikemplang)

Kemplang lagi

La la la la

(Dasar mantu sialan
Ngasih onta, eh ontanya kesurupan
Gua kemplang, eh malah dia mbales
Aki dikatain setengah gila
Padahal sih baru seper-empat
Mantu sialan, mantu mati rodhok lu
Sialan luh, mantu binatang lu
Mantu kebon binatang
Jelek lu, awas lu, sial banget

 

Banjir Di Malam Hari (Pengantar Minum Racun)

Filed under: Lirik Lagu Pengantar Minum Racun — Tigor Abadi Pijarkan Matahari @ 4:05 AM

Yang hujan turun lagi
Angkatin jemurannya yang kau cuci
Yang panas datang lagi
Jemur pakaian yang kau angakat tadi

Kalau hujan lagi
Engkau angkat lagi
Sebaiknya kau bakar di api

Yang tidurlah di dapur
Didalam kamar air apda ngucur

Kita bercerita
Tentang orang kaya
Yang tidur diatas kasur mewah

Banjir banjir banjir datang lagi sayang
Yuk kita ngungsi kerumah orang
Aduh aduh aduh tidak ada lowongan
Tempatnya dipakai penuh barang

Lebih baik tidur
Dalam hotel saja
Disana kita berfoya-foya

Yang enakan disini
Tempatnya bersih dan teratur rapih
Soal bayar nanti jangan pikir lagi
Kita pulang tunggu orang sepi

(Yang… kita bagaimana nih pulangnya
Kan kita gak punya duit untuk bayar hotelnya… hayoo
Aduh nggak usah khawatir deh
Kita kan udah punya teorinya
Tinggal praktekin
Kalo begitu kita praktekin ajah sekarang yang yok
Ayok, kita mo pulang neh yah
Itung 1 2 3
Ada satpamnya gak?
Oh iya, tunggu yah gwe liat dulu yah
Oh udah tidur satpamnya
Udah tidur?
Oke deh, eh tar dulu, (Aapaan?)
Itu asbak kita bawa pulang, enak tuh
Wah boleh juga tuh
Kasurnya empuk
Wah boleh
Kita buat tidur dirumah (Okeh sip)
Kita pulang… (Hayoooo)
Yah masih banjir…..)

Banjir banjir banjir datang lagi sayang
Yuk kita ngungsi kerumah orang
Aduh aduh aduh tidak ada lowongan
Tempatnya dipakai penuh barang

Lebih baik tidur
Dalam hotel saja
Disana kita berfoya-foya

Yang enakan disini
Tempatnya bersih dan teratur rapih
Soal bayar nanti jangan pikir lagi
Kita pulang tunggu orang sepi

Soal bayar nanti jangan pikir lagi
Kita pulang tunggu orang sepi

 

Pergi Tanpa Pesan (Pengantar Minum Racun)

Filed under: Lirik Lagu Pengantar Minum Racun — Tigor Abadi Pijarkan Matahari @ 3:56 AM

Kau pigi pulang pingsan
Kau mabok tiada bosan
Dimana kau beli
Minuman Brendy
Nanti kau ditangkap The Police
Aduh, du du du du

Begadang tidak pulang
Tidur di pelataran
Kalaulah begini
Hidup terasa mati
Lebih kau mengaji
Alif, ba , ta, tsa, jim

Putuslah harapanmu
Sekolah kau tak mau
Bapakmu sampe malu
Karna tingkah lakumu

Kemana kau akan pergi
Ibu Bapakmu tak mencari

Insyaflah mulai sekarang
Jangan kau mabok-mabokan
Itukan dilarang
Sama yang berwenang
Kau disangka gelandangan
Malu, lu lu lu lu

Putuslah harapanmu
Sekolah kau tak mau
Bapakmu sampe malu
Karna tingkah lakumu

Kemana kau akan pergi
Ibu Bapakmu tak mencari

Insyaflah mulai sekarang
Jangan kau mabok-mabokan
Itukan dilarang
Sama yang berwenang
Kau disangka gelandangan
Malu, lu lu lu lu

 

Gubuk Derita (Pengantar Minum Racun)

Filed under: Lirik Lagu Pengantar Minum Racun — Tigor Abadi Pijarkan Matahari @ 3:50 AM

Aku rela hidup bersamanya
Asal saja aku bahagia
Walaupun kau tua
Sudah bau tanah

Ku tak rela kalau hidup susah
Ku tak rela hidup menderita
Walaupun kau tua
Asal kaya raya

Pagi berenang, Sore jalan-jalan
Keluar masuk, Disco dan restoran

Baju satu made in jepang
Sekali pake lalu kubuang

Mumpung banyak uang
Sambil tunggu warisan

Aku rela hidup bersamanya
Asal saja aku bahagia
Walaupun kau tua
Sudah bau tanah

Pagi berenang, Sore jalan-jalan
Keluar masuk, Disco dan restoran

Baju satu made in jepang
Sekali pake lalu kubuang

Mumpung banyak uang
Sambil tunggu warisan

Ku tak rela kalau hidup susah
Ku tak rela hidup menderita
Walaupun kau tua
Asal kaya raya

Walaupun kau tua
Sudah bau tanah

 

Bintangku Bintangmu (Pengantar Minum Racun)

Filed under: Lirik Lagu Pengantar Minum Racun — Tigor Abadi Pijarkan Matahari @ 3:44 AM

Sya la li la li
Mana bintangmu
Sya la li la li
Ini bintangku
Marilah kita tebak tebakan
Pribadimu pribadiku

Boleh percaya boleh curiga
Kalau percaya kita berdosa
Kalaulah ada kata yang salah
Janganlah simpan di hati

Bintang virgo
Sekolah tapi masih bodoh
Bintang scorpio
Suka nonton pilm porno
Bintang libra
Suka lirik mbak mbak
Bintang sagitario….

Suka makan laler ijo….

Sya la li la li
Mana bintangmu
Sya la li la li
Ini bintangku
Marilah kita tebak tebakan
Pribadimu pribadiku

Boleh percaya boleh curiga
Kalau percaya kita berdosa
Kalaulah ada kata yang salah
Janganlah simpan di hati

Bintang taurus
Pikirannya masih polos
Bintang le-o
Bila hormat suka disanjung
Bintang gemini
Maunya menang sendiri
Bintang aquarium….

Kalo tidur suka ngiler

Bintang pices
Pikirannya ngeres ngeres
Bintang aries
Maunya nyari yang gratis
Bintang cancer
Kalo makan paling rakus
Bintang capricornus
Kalo mengigit bisa tetanus

Sya la li la li
Mana bintangmu
Sya la li la li
Ini bintangku
Marilah kita tebak tebakan
Pribadimu pribadiku

Kalaulah ada dongkol di hati
Bolehlah kita engkau maafi
Kalaulah ada umurku panjang
Kita tebak tebakan lagi…

 

Judul-Judulan (Pengantar Minum Racun)

Filed under: Lirik Lagu Pengantar Minum Racun — Tigor Abadi Pijarkan Matahari @ 1:00 AM

Neng ayo neng
ayo main pacar-pacaran
Daripada pacar beneran
pikiran pusing tidak karuan
Kumpul kebo
(ya cuma kebo-keboan)

Neng ayo neng
ayo main kawin-kawinan
Daripada kawin beneran
pikiran pusing tidak karuan
Naik ranjang
(ya cuma ranjang-ranjangan)

Reff:
Habis sudah pacar-pacaran
habis sudah kawin-kawinan
Punya anak
(namanya anak-anakan)
Ini lagu, lagu-laguan
judulnya pun judul-judulan
Maaf ya neng
(ini khan bohong-bohongan)

Neng ayo neng
ayo main cium-ciuman
Daripada cium beneran
pikiran pusing tidak karuan
Belum dicium
(kog eneng nyosor duluan)

Neng ayo neng
ayo main peluk-pelukan
Daripada peluk beneran
pikiran pusing tidak karuan
Belum dipeluk
(kog eneng meluk duluan)

 

 
%d blogger menyukai ini: