Tigor Abadi Pijarkan Matahari

Melangkah Untuk Mencari Arti Kehidupan Yang Sebenarnya

Dian Piesesha – Perasaan 30 Desember 2010

Filed under: Lirik Lagu Dian Piesesha — Tigor Abadi Pijarkan Matahari @ 9:47 PM

Menyatu hati kita berdua
Dalam rintik hujan di senja itu
Mata pun terpejam syahdu
Hati berbunga rindu terobati

Kisahmu tentang rumah yang mungil
Serta hari esok penuh ceria
Dua anak saja, begitu yang kau inginkan
Dan yang ku harapkan

Mimpi-mimpi tinggal mimpi
Tak satupun yang menjadi nyata
Janji sehidup semati
Kini tinggal janji di bibirmu
Kau pergi biarkan diriku
Kau tinggal-tinggal aku sendiri
Manis namun pahit ku rasa
Sepahit pahit pahit empedu

Kisahmu tentang rumah yang mungil
Serta hari esok penuh ceria
Dua anak saja, begitu yang kau inginkan
Dan yang ku harapkan

Mimpi-mimpi tinggal mimpi
Tak satupun yang menjadi nyata
Janji sehidup semati
Kini tinggal janji di bibirmu
Kau pergi biarkan diriku
Kau tinggal-tinggal aku sendiri
Manis namun pahit ku rasa
Sepahit pahit pahit empedu

Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s