Tigor Abadi Pijarkan Matahari

Melangkah Untuk Mencari Arti Kehidupan Yang Sebenarnya

Pramuka Bangga Jejakkan Kaki di Pulau Nipah 18 Juni 2010

Filed under: Kabar Berita — Tigor Abadi Pijarkan Matahari @ 12:03 PM

Sebagian dari 951 anggota Pramuka peserta perkemahan nasional merasa bangga telah menjejakkan kaki di Pulau Nipah, Desa Pemping, Kecamatan Belakangpadang, Batam, Kepulauan Riau, yang berbatasan dengan Singapura.

“Saya dan teman-teman bersyukur dapat berpartisipasi dalam penghijauan di Pulau Nipah. Tidak semua orang dapat berkesempatan ke pulau itu, apalagi diangkut dengan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Makassar,” kata Dody Tisna Amijaya (21), mahasiswa Universitas Riau, Jumat.

Selain bangga, mereka juga bersyukur sebagai peserta Perkemahan Antar-Satuan Karya (Peran Saka) Pramuka Nasional 2010 yang berkesempatan berperan serta menanam pokok pohon mangrove di Nipah pada Kamis (17/6), mengingat pulau seluas 50 hektare itu semula hanya tinggal ujung pohon dan hanya tampak ketika paras air pasang, namun pemerintah pusat sudah mereklamasinya.

Dody, anggota Pramuka dari Pekanbaru, Riau, bersama teman-temannya baru pertama kali ke Pulau Nipah yang semula tinggal 3.600 meterpersegi akibat abrasi dan penambangan pasir laut, kemudian pada 2004 hingga 2007 direklamasi pemerintah pusat sehingga luasnya kini menjadi sekitar 50 hektare.

Ia mengemukakan dengan pengalaman menumpang dan mendapat penjelasan mengenai KRI Makassar, serta melihat langsung kehidupan prajurit penjaga Pulau Nipah, maka dirinya kian memahami makna perjuangan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Saya usul supaya penghijauan Pulau Nipah dilakukan rutin Kwartir Cabang Pramuka Batam,” kata Almunir Syafii, pembina pendamping perutusan Pramuka Riau.

Kwarcam Batam, katanya, berada paling dekat sehingga sepantasnya mengemban tanggung jawab untuk menghijaukan Pulau Nipah yang dewasa ini masih gersang dan pohon di daratnya rata-rata baru setinggi setengah meter.

Bila Kwarcab Pramuka Batam menanam 100 pokok tanaman saja dalam sebulan, maka pulau itu akan segera rimbun daripada urusan penghijauan hanya diserahkan kepada TNI-AL.

“Pulau itu lumayan bagus. Mudah-mudahan dengan penanaman mangrove, Pulau Nipah pun dapat menjadi tempat budidaya ikan,” kata Firda (16), Pramuka asal Batam yang juga baru pertama kali ke pulau kecil dan terdepan di perbatasan antarnegara itu.

Irwansyah Keliat (21) dan rekan sekuliahnya di Politeknik Kesehatan Medan, Sulaiman Tarigan (21), menilai Pulau Nipah sebagai wilayah NKRI yang harus dirawat dan dijaga oleh generasi demi generasi Indonesia, termasuk oleh Pramuka.

Lebih dari separuh dari peserta Peran Saka Pramuka Nasional 16-21 Juni 2010 dari Pulau Nipah diangkut KRI Makassar ke Batam untuk mengikuti peresmian oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng di Taman Marina, Tanjungriau, Batam pada Jumat (18/6) pagi.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s