Tigor Abadi Pijarkan Matahari

Melangkah Untuk Mencari Arti Kehidupan Yang Sebenarnya

Bocah Miskin Menderita Talasemia 15 Juni 2010

Filed under: Kabar Berita — Tigor Abadi Pijarkan Matahari @ 9:18 PM

Jakarta: Menangis sambil menahan sakit. Hanya itulah yang bisa dilakukan Nia Ramadani saat SCTV menemuinya di Rumah Sakit Koja, Jakarta Utara, Selasa (15/6). Dua tahun lebi sudah talasemia merenggut keceriaan bocah tiga tahun ini. Tak banyak yang bisa dilakukan orangtua untuk mengobati Nia. Maklum, ayah Nia, Jauhani, hanya buruh kecil di pabrik garmen yang baru saja terkena pemutusan hubungan kerja atau PHK. Sedangkan sang ibu, Isti, hanya buruh cuci pakaian.

Karena tak diobati selayaknya, kondisi Nia kian memburuk. Tubuhnya menguning, sementara perutnya kian membuncit meski setiap dua pekan sekali ia ditransfusi darah. Dalam sakit yang sangat, Nia kini berjuang melawan talasemia untuk mempertahankan hidup. Jauhani dan Isti berharap ada dermawan yang terketuk hatinya untuk membantu meringankan biaya pengobatan putri mereka.

Sementara di RS Gambiran, Kediri, Jawa Timur, Lindan Imanuel juga terbaring lemah sejak dua hari lalu. Di usia 18 bulan, berat lindan hanya 6,8 kilogram. Diagnosis awal dokter menunjukkan ia menderita gizi buruk. Menurut Sumini, sejak tiga bulan lalu, sang cucu menderita diare, batuk-batuk, dan sulit makan.

Latar belakang ekonomi keluarga yang miskin diduga menyebabkan Lindan terkena gizi buruk. Orangtua Lindan selama ini mencari nafkah sebagai buruh serabutan. Ironis, di negeri ini orang-orang miskin seperti Nia dan Lindan masih tak mampu memperoleh untuk hidup sehat

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s