Tigor Abadi Pijarkan Matahari

Melangkah Untuk Mencari Arti Kehidupan Yang Sebenarnya

Sepuluh Tahun Warga Kesulitan Sebrangi Sungai 11 Mei 2010

Filed under: Kabar Berita — Tigor Abadi Pijarkan Matahari @ 6:52 PM

Sejumlah warga di Belu, Nusa Tenggara Timur tampaknya kesulitan untuk menyicipi majunya pembangunan. Selama 10 tahun, warga terpaksa menyebrangi sungai, bahkan dengan ditandu, karena jembatan yang roboh tak kunjung diperbaiki.

Pemandangan ini mungkin sudah biasa. Berbekal potongan kayu yang dirakit menyerupai kursi, para pemuda ini menyebrangkan seorang ibu hamil. Tak hanya ibu hamil, warga lain yang tak mampu menembus derasnya arus Sungai Mota Delek juga harus ditandu.

Sepeda motor yang digotong beramai-ramai juga merupakan hal biasa. Namun tentu saja ini tidak gratis. Para penyebrang sungai harus merogoh kocek antara Rp 5.000 – Rp 10.000. Sebagian warga yang tidak memiliki uang, terpaksa basah kuyup saat melintasi derasnya air setinggi pinggang orang dewasa, tanpa bantuan jasa para pemuda yang ada.

Kesulitan warga ini sudah berlangsung sejak 10 tahun lalu, saat banjir yang menerjang menyebabkan jembatan di atas sungai ini putus. Saat itu puluhan warga tewas terseret banjir. Hingga kini jembatan pengganti tidak pernah dibangun. Pembangunan seolah tidak pernah menyentuh tanah ini

 

2 Responses to “Sepuluh Tahun Warga Kesulitan Sebrangi Sungai”

  1. Assalamu ‘alaikum mas.

    Salam kenal yah, saya abis mampir ke Blog mas, dan blog mas sangat bagus dan bermanfaat.

    Dan betapa senangnya saya, apabila mas mau mampir juga ke blog saya, sekalian saling menjalin silaturahmi sesama Blogger.

    Alamat Blog saya: http://bendeddy.wordpress.com

    Salam kenal,
    Dedhy Kasamuddin


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s