Tigor Abadi Pijarkan Matahari

Melangkah Untuk Mencari Arti Kehidupan Yang Sebenarnya

Mantan Murid Pak Guru 10 Februari 2010

Filed under: Sebuah Kisah — Tigor Abadi Pijarkan Matahari @ 12:49 PM

Panas matahari menyengat masuk di pori~pori baju seorang bapak setengah baya yang berkendara sepeda motor dalam perjalan pulang dari sebuah tempat dia mengajar.   Di dalam perjalan pulang dia terhenti pada sebuah  lampu merah.  di  berhenti sambil menanti lampu merah menjadi hijau. Tiba tiba di datang”i  seorang cewek.. dan cewek  itu Berkata ,” bapak Ayo Ngamar”.  sambil memegang pundak si pria. Sang bapak setengah baya tersebut menoleh sambil membuka kaca penutup helm dan dia bilang ” ada apa”?, karena sang bapak  memakai helm jadi gak terlalu dengar. Setelah bapak itu menolehkan mukanya sang cewek itu kaget dan berkata dengan spontan~”Bapak……”. Ternyata bapak tersebut adalah bekas gurunya di waktu SLTP.   Sang bapak Juga kaget dan Bilng ” Loh kamu to”. Bapak tersebut membelokkan Motornya menuju  kearah pinggiran jalan dan memanggil sang cewek tersebut. dan di tanya ” kenapa kamu  bekerja seperti ini”. Sang cewek menjawab dengan menangis bahwa dia bekerja begini karena  untuk menghidupi dirinya dan ketiga anaknya karena ditinggal suaminya. Sang bapak menggeleng-nggelengkan kepala dan dia menyuruh sang cewek bekas muridnya tersebut untuk berhenti dari pekerjaan yang hina tersebut dan sang bapak berjanji akan mencarikan pekerjaan yang pantas.



Iklan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s