Tigor Abadi Pijarkan Matahari

Melangkah Untuk Mencari Arti Kehidupan Yang Sebenarnya

Kerasnya Kehidupan 8 Februari 2010

Filed under: Sebuah Kisah — Tigor Abadi Pijarkan Matahari @ 6:46 AM

Cahaya Matahari belum sempatberpijar dia sudah bangun dari tidurnya yang terlelap
Untuk Menyiapkan sarapan seadanya bagi ke dua adiknya
walaupun dia Seorang laki`laki dia lincah dalam menyentuh peralatan dapur.
setelah di tinggal kedua Orang tuanya untuk menghadap kepada sang kuasa
Seceret air putih, Sepanci nasi, dan telor dadar siap untuk sarapan adik~adiknya.
tak lama kemudian adiknya bangun dari tidur dan berlari menuju sebuah kamar mandi Umum
dan dillanjutkan pergi ke sekolah

selang beberapa waktu adik~adiknya pergi ke sekolah dia pun pergi mandi untuk bersihkan diri
dengan niat yang tinggi dia menapakan kakinya keluar rumah sambil menyandang sebuah gitar kecil yang sudah usang

datangi rumah-rumah dan warung-warung
Untuk memetik tali senar gitarnya sambil dendangkan sebuah lagu
memang Itu pekerjaanya receh demi receh di kumpulkan Untuk menghidupi dirinya dan kedua adiknya

setelah sehari melangkahkan kaki meninggalkan rumahnya dia pulang kerumah
sampai di rumah dia membersihkan diri dan dilanjutkan membantu kedua adiknya belajar yang masih SD
walaupun dia hanya sekolah sampai SLTP
setelah selasai untuk membantu adik~adiknya belajar dia pun pergi Untuk tidur…..

hari demi hari kehidupannya Selalu begini
Dia Berpikir kelak Adik~adiknya akan mengubah kehidupan INi

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s