Tigor Abadi Pijarkan Matahari

Melangkah Untuk Mencari Arti Kehidupan Yang Sebenarnya

Mengapa Hal Ini Terjadi 7 Februari 2010

Filed under: Sebuah Kisah — Tigor Abadi Pijarkan Matahari @ 6:28 AM

Si Boy sebut saja namanya boy,
dia tumbuh di sebuah keluarga yang sangat sederhana…, yang selalu ceria di sepanjang hari
boy termasuk anak yang lumayan pandai saat dia duduk di bangku SD. dia suaka bermain dan bercanda
bersama teman-temannya dan teman temannya pun menyukai boy karena dia merupakan anak yang baik dan
suka menolong..
pada waktu Ujian Akhir sekolah Pun dia mendapat nilai yang lumayan dan pada akhirnya dia masuk ke SLTA Negri
di SLTA pun juga begitu Boy juga mendapat nilai yang lumayan bagus.,
pada suatu ketika ayah si boy yang menjadi tulang punggung keluarga pun ,sakit keras
sebenarnya sakit ashma yang diderita ayah si boy sudah cukup lama tapi tak di gubris
dan akhirnya pun ayah si boy meninggal dunia karena sakitnya itu
si boy udah mulai putus asa dengan kematian ayahnya
dia sudah tidak lagi niat untuk bersekolah
karena siapa yang membayar biayanya kelak nanti sedangkan yang menjadi tumpuan keluarga sudah tidak ada
tiba saatnya jatuh tempo pembayaran uang bulanan ,
si boy di panggil oleh pengurus dan di beri surat tentang tunggakan uang bulanan.
Boy merasa sangat sedih dan pulang memberika surat itu kepada ibunya ,, ibunya pun menagis
boy pun pergi tak kuasa menahan tangisan si ibu.
Keesokan harinya boy masih masuk sekolah dan pelajaran pertama pelajaran olah raga di lapangan yang jauh dari sekolahannya
di situ dia merasa tidak bersemangat untuk bersekolah
guru olah raga memanggil boy,,” hey , kau boy suruh olah raga malah ,males males,an gi mana”
” sudah uang bulanan telat males lagi”
guru olah raga pun bilang begitu ambil menginjak kaki si boy ”
di tantanglah si guru olah raga tadi untuk di ajak bertengkar, boy marah dan lari menuju ke sekolahan
untuk mengambil tas , dan pulang selang beberapa hari boy gak masuk
dan akhirnya pun wali kelas dan teman-temannya njenguk boy tapi boy lari dan bersembunyi
wali kelas pun kerumah boy berturut-turut sampai empat hari untuk meminta boy masuk sekolah lagi
boy pun selalu bersembunyi saat wali kelas kesitu
dan akhirnya pun boy memutuskan sekolah yang baru sembilan bulan di tempuhnya di SLTA

setelah putus sekolah boy tiap hari hanya dirumah .
suatu saat datanglah guru SD kelas enam boy dia menemui si boy untuk di ajak bersekolah lagi
karena salah satu kerabatnya mau menerima anak asuh……..
semangat si boy muncul lagi dia , mau untuk di sekolah lagi ,
tapi dia harus jauh dari keluarganya sekitar 15 Kilo Meter dari rumahnya

hari demi hari telah berlalu.. hingga si BoY mengingat keluarganya
tepat satu Bulan Siboy meninggalkan Rumah Orang Tua asuhnya
karena mengingat keluarganya

tiba dirumah mengingat keadaan keluarganya yang sangat menyedihkan
si Boy Memutuskan Untuk membantu mencukupi kebutuhan keluarganya
tapi di berfikir karana tidak mempunyai kemampuan apapun
Si boy tanpa rasa malu dan di dorong oleh kerasnya kehidupan
siboy memutuskan untuk menjadi PEMULUNG
hari demi hari talah dilalui si boy sebagai pemulung
dan meninggalkan massa kegimbiraannya untuk bocah se umur,an dia
hanya untuk mendapatkan tercukupinya kebutuhan keluarga ( 07/01/10)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s